Fikih Mandi Besar dalam ajaran Ahlul Bait

Terkadang selain wudhu kita diwajibkan mandi karena hadats besar.

Mandi ada dua macam, mandi yang dilakukan lelaki maupun perempuan dan mandi khusus perempuan saja:

Mandi laki-laki dan perempuan karena:

  • Mandi junub (karena mimpi basah maupun bersenggama).
  • Menyentuh mayat yang belum dimandikan.

Mandi khusus perempuan karena:

  • Haidh
  • Istihadhah
  • Nifas

Tata cara mandi

Tata cara dan urutannya sebagai berikut:

  • Menyiram kepala dan leher.
  • Menyiram tubuh bagian kanan.
  • Menyiram tubuh bagian kiri.

Mandi karena menyentuh mayat

Saat seseorang menyentuh mayat dia mengalami hadas besar yang mengharuskannya mandi, kecuali jika:

  • Mayat merupakan syahid yang gugur di medan perang.
  • Mayat baru saja meninggal dan badannya masih hangat.
  • Mayat yang sudah dimandikan dengan 3 macam mandi mayat.

Memandikan mayat

Wajib hukumnya untuk memandikan mayat manusia. Tata caranya sama seperti mandi besar, mulai dari kepala, tubuh bagian kanan dan bagian kiri. Ada tiga macam mandi yang harus dilakukan berurutan, yaitu:

  1. Memandikan dengan air kafur.
  2. Memandikan dengan air sidir.
  3. Memandikan dengan air biasa (murni).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *