Istilah Kulliyyaat Khoms

Kulliyyaat adalah bentuk jamak dari Kulli. Sedangkan Khoms artinya adalah “lima”. Istilah bahasa Inggris Kulliyyaat Khoms ini adalah the Five Predicables (Praedicabilis).

Pembahasan Kulliyyaat Khoms ini berkisar pada klasifikasi Kulli-kulli dari sisi hubungan mereka dengan Juz’i-juz’i yang mereka cakup.

Para pakar Mantiq dan Filsafat sering kali membahas masalah Kulliyyaat Khoms ini sebagai pembahasan mukadimah dalam ilmu mereka.

Pada dasarnya, pembahasan Kulliyyaat Khoms ini berkaitan dengan Filsafat, bukan Mantiq. Tapi berhubung pembasan Definisi dan Argumentasi di ilmu Mantiq memerlukan pengenalan terhadap Kulliyyaat Khoms, maka mau tidak mau pembahasan ini perlu dikaji sebelum mempelajari ilmu Mantiq lebih dalam lagi.

Kalau sebelumnya kita membicarakan hubungan antara satu Kulli dengan Kulli lainnya, sebagaimana tadi disinggung, di sini kita berbicara tentang hubungan antara satu Kulli dengan Juz’i-juz’i yang ia cakup.

Jadi setiap Kulli, dari sisi hubungannya dengan Juz’i-juz’i-nya, pasti merupakan satu dari lima macam:

  1. Nau’ (Definition)
  2. Jins (Genus)
  3. Fashl (Differentia)
  4. ‘Arodh ‘Am (Property)
  5. ‘Arodh Khosh (Accident)

Nau’

Ketika sebuah Kulli merupakan esensi (quiddity) total bagi Juz’i-juz’i-nya, maka Kulli itu disebut dengan Nau’.

Contohnya “Manusia” adalah Nau’ bagi siapapun yang bisa disebut manusia (Juz’i-juz’i-nya) seperti saya, Anda, Ali, Hasan dan Husain.

Yang dimaksud esensi (quiddity) di sini adalah ke-apa-an sesuatu. Jika kita bertanya apa itu “Ali”? apa itu “Hasan”? Dijawabnya Ali adalah “Manusia”. “Manusia” ini adalah ke-apa-an si Ali, Hasan dan manusia-manusia lainnya di alam semesta.

Jins

Ketika sebuah Kulli merupakan sebagian saja dari esensi yang dimiliki oleh anggotanya (Juz’i-nya), maka ia disebut Jins.

Contohnya seperti “Makhluk hidup”, yang merupakan sebagian dari esensi “Ali”. Disebut sebagian karena cakupan “Makhluk hidup” sangat luas, ia tidak hanya mencakup manusia saja, melainkan mencakup binatang dan juga tumbuhan.

Fashl

Kulli yang merupakan pembeda Nau’ dari Nau’-nau’ lainnya yang sama-sama tercakup oleh sebuah Jins, merupakan Fashl.

Contohnya seperti “Yang berfikir”, yang merupakan Fashl bagi “Manusia”, yang membedakan antara manusia dengan anjing, kucing, pohon jambu dan lain sebagainya yang mana mereka sama-sama makhluk hidup.

Tiga macam Kulli ini (Nau’, Jins dan Fashl) semuanya esensial, yakni bersangkutan dengan esensi Juz’i yang mereka cakup. Berbeda dengan dua Kulli berikut ini, yang sifatnya aksidental:

‘Arodh ‘Am

Kulli yang bukan merupakan esensi, tapi merupakan atribut dan ciri khas namun tidak terbatas untuk satu Nau’ saja.

Contohnya seperti “Yang berkembang biak”, yang merupakan atribut dan ciri khas saya dan Anda sebagai manusia, begitu juga para binatang, sekaligus pembeda antara manusia dengan benda mati.

‘Arodh Khosh

Kulli yang juga bukan esensi, tapi merupakan atribut pembeda yang khas dan khusus membedakan satu Nau’ dari Nau’-nau’ lainnya.

Contohnya seperti “Yang tertawa”, merupakan pembeda antara Nau’ “Manusia” dengan makhluk hidup lainnya.

Klik di sini untuk kembali ke halaman utama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *