Peran Mantiq Aristoteles dan batasannya

Jika Anda ingat dengan pengibaratan seorang pemikir bagaikan seorang tukang bangunan, di sini perlu diketahui sejauh apa peran Mantiq Aristoteles dalam mengukur kebenaran berfikir.

Peran Mantiq Aristoteles hanya sebatas memberikan kaidah dalam mengkombinasikan pengetahuan-pengetahuan yang sudah kita miliki sehingga menghasilkan pengetahuan baru yang benar.

Dengan bahasa lain dalam contoh tukang bangunan, peran ilmu ini adalah menjelaskan cara menyusun bahan-bahan bangunan dan material sebaik mungkin agar terbangunlah sebuah gedung atau bangunan yang indah, kokoh dan berfungsi degan semestinya.

Lalu bagaimana dengan kualitas bahan bangunan? Bagaimana dengan kebenaran pengetahuan yang sudah kita miliki sebagai bahan dan material pemikiran kita? Mantiq Aristoteles tidak berurusan dengan hal itu.

Jadi yang dibahas oleh ilmu Mantiq Aristoteles adalah kaidah-kaidah penyusunan bahan dan material pemikiran kita untuk menghasilkan sebuah bangunan pengetahuan yang benar.

Kalau Mantiq Aristoteles hanya sebatas cara mengkombinasikan material pemikiran seperti itu, apakah di dunia ini tidak ada ilmu Mantiq lainnya yang membahas benar-tidaknya/kualitas bahan dan material bangunan pemikiran? Ini akan dijawab nanti dalam pembahasan Qiyas.

Klik di sini untuk kembali ke halaman utama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *